Peran Ayah dalam Menanamkan Karakter Tanggung Jawab pada Anak Sekolah Dasar di Era Digital: Studi Kasus di Surakarta

Authors

  • Rahmatul Ramadhan Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Susi Sukaesih Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Rosi Arde Kurniasti Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Sri Lestari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Gita Aulia Nurani Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58230/csdjgk84

Keywords:

peran ayah, karakter tanggung jawab, anak sekolah dasar, era digital, pengasuhan bersama

Abstract

Perkembangan teknologi digital mengubah pola pengasuhan dan menuntut keterlibatan ayah dalam menanamkan karakter tanggung jawab pada anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran ayah dalam menanamkan karakter tanggung jawab pada anak sekolah dasar di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di wilayah Surakarta. Informan berjumlah delapan orang, yaitu lima ayah sebagai informan utama serta dua istri dan satu anak sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, didukung observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, yang hanya dapat dilakukan pada dua keluarga, dan member checking dengan para ayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ayah diwujudkan melalui keteladanan, komunikasi, penetapan struktur dan aturan, koreksi dan penguatan, serta pemberian kepercayaan secara bertahap. Peran tersebut tampak pada tujuh ranah tanggung jawab, yaitu akademik, kemandirian, domestik, religius, sosial, lingkungan, dan penggunaan teknologi digital. Sebagian informan menilai bahwa konsistensi pengasuhan ayah dan ibu mendukung penanaman tanggung jawab. Temuan ini mengisyaratkan perlunya memperkuat peran ayah dalam pendidikan karakter di keluarga. Keterbatasan penelitian meliputi jumlah informan yang kecil, cakupan satu wilayah, satu sesi wawancara, dan data berbasis laporan informan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, R., Ismail, F., & Afgani, M. W. (2023). Peran orang tua dalam mengembangkan sikap religiusitas anak. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(11), 400–411. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/4178

Aseptianova, A., Aziz, M. Z., Listini, S. H., & Dewiyeti, S. (2022). Digital parenting of children and adolescents in digital era. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 6(3), 450–457. https://doi.org/10.23887/jppp.v6i3.56191

Bandura, A. (1971). Social learning theory. General Learning Press.

Cabrera, N. J., Volling, B. L., & Barr, R. (2018). Fathers are parents, too! Widening the lens on parenting for children’s development. Child Development Perspectives, 12(3), 152–157. https://doi.org/10.1111/cdep.12275

Campbell, C. G. (2023). Two decades of coparenting research: A scoping review. Marriage & Family Review, 59(6), 379–411. https://doi.org/10.1080/01494929.2022.2152520

d’Orsi, D., Veríssimo, M., & Diniz, E. (2023). Father involvement and maternal stress: The mediating role of coparenting. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(8), Article 5457. https://doi.org/10.3390/ijerph20085457

Gestiardi, R., & Suyitno. (2021). Penguatan pendidikan karakter tanggung jawab sekolah dasar di era pandemi. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 1–11. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.39317

Hatiah, & Muslimah. (2024). Peran orang tua dalam pembentukan karakter anak di era digital. Jurnal Al-Qiyam, 5(1), 16–23. https://doi.org/10.33648/alqiyam.v5i1.357

Hendriani, W., Tedjadipura, A. A., Khaerunnisa, S. M., Wulandari, P. Y., & Cahyono, R. (2024). Peran ayah dalam pengasuhan yang memperkuat resiliensi digital anak. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 17(2), 132–145. https://doi.org/10.24156/jikk.2024.17.2.132

Hernandez, J. M., Ben-Joseph, E. P., Reich, S., & Charmaraman, L. (2024). Parental monitoring of early adolescent social technology use in the US: A mixed-method study. Journal of Child and Family Studies, 33(3), 759–776. https://doi.org/10.1007/s10826-023-02734-6

Lamb, M. E. (Ed.). (2010). The role of the father in child development (5th ed.). Wiley.

Lamb, M. E., Pleck, J. H., Charnov, E. L., & Levine, J. A. (1985). Paternal behavior in humans. American Zoologist, 25(3), 883–894. https://doi.org/10.1093/icb/25.3.883

Lamb, M. E., & Tamis-LeMonda, C. S. (2004). The role of the father: An introduction. In M. E. Lamb (Ed.), The role of the father in child development (4th ed., pp. 1–31). Wiley.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Lubis, S. (2022). Pandemi dan era digital: Peran ayah terhadap kebutuhan pendidikan dan psikologis anak. Alhamra: Jurnal Studi Islam, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.30595/ajsi.v3i1.11820

Malterud, K., Siersma, V. D., & Guassora, A. D. (2016). Sample size in qualitative interview studies: Guided by information power. Qualitative Health Research, 26(13), 1753–1760. https://doi.org/10.1177/1049732315617444

Mardhiyyah, I. R., Puspitasari, I., Muarifah, A., & Maharani, E. A. (2025). The influence of father involvement on the responsible attitudes of children aged 5–6 years. Jurnal Pendidikan Anak, 14(2), 144–152. https://doi.org/10.21831/jpa.v14i2.794

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Mutiarasari, A., Listiana, A., & Rachmawati, Y. (2024). Strategi dan tantangan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak usia dini di era digital. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 1874–1886. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i6.6463

Nichols, S., & Selim, N. (2022). Digitally mediated parenting: A review of the literature. Societies, 12(2), Article 60. https://doi.org/10.3390/soc12020060

Rahmawati, R., & Nur, A. (2025). Pengasuhan di era digital: Menyeimbangkan teknologi, nilai tradisional, dan dinamika keluarga modern. AJST (Arden Jaya Science and Technology), 3(1). https://doi.org/10.57250/ajst.v3i1.1126

Ritonga, A. W. (2022). Role of teachers and parents in realizing character education in the digital era. Indonesian Values and Character Education Journal, 5(1), 9–18. https://doi.org/10.23887/ivcej.v5i1.39729

Rohmah, H. N., Istiqomah, Y. Y., & Herlambang, Y. T. (2024). Peran orang tua dalam mengembangkan karakter siswa SD di era digital: Sebuah tinjauan dalam perspektif filosofis-pedagogis. Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(1), 24–32. https://doi.org/10.26418/jdn.v2i1.75112

Soyoof, A., Reynolds, B. L., Neumann, M. M., Scull, J., Tour, E., & McLay, K. F. (2024). The impact of parent mediation on young children’s home digital literacy practices and learning: A narrative review. Journal of Computer Assisted Learning, 40(1), 65–88. https://doi.org/10.1111/jcal.12866

Stake, R. E. (1995). The art of case study research. SAGE Publications.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Warsiyah, & Alfandi, M. (2021). Pola asuh keluarga desa mengantisipasi risiko penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Islamic Communication Journal, 6(2), 163–176. https://doi.org/10.21580/icj.2021.6.2.8860

Wedhayanti, G. C. (2024). Peran ayah (fathering) dalam pengasuhan anak. Daiwi Widya: Jurnal Pendidikan, 11(1). https://doi.org/10.37637/dw.v11i1.2016

Wood, D., Bruner, J. S., & Ross, G. (1976). The role of tutoring in problem solving. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 17(2), 89–100. https://doi.org/10.1111/j.1469-7610.1976.tb00381.x

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Yuhana, A. K. (2022). Urgensi peran keluarga dalam membentuk karakter religius anak di era Society 5.0. Damhil Education Journal, 2(2), 65–72. https://doi.org/10.37905/dej.v2i2.1423

Downloads

Published

2026-09-30