Peningkatan Kemampuan Konsep Dasar Matematika Pada Materi Operasi Hitung Melalui Teknik Repetisi Berbasis Flashcard Pada Siswa Berisiko Slow Learner
DOI:
https://doi.org/10.58230/ijier.v3i1.752Keywords:
teknik repetisi, media flashcard, siswa slow learner, konsep dasar matematikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konsep dasar matematika pada materi operasi hitung melalui teknik repetisi berbasis flashcard pada siswa berisiko Slow learner di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus . Penelitian dilakukan di SDN 001 Karangan dengan subjek penelitian 3 siswa berisiko slow learner. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, serta dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan konsep dasar dan keaktifan siswa, soal pretest dan post test serta lembar dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik repetisi berbasis flashcard meningkatkan kemampuan konsep dasar matematika pada materi operasi hitung siswa berisiko slow learner secara positif dan signifikan. Peningkatan tersebut terlihat dari meningkatnya nilai rata-rata awal pretest sebesar 46,67 dan berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) menjadi 73,33 (kategori baik) pada post-test. Selain itu berdasarkan hasil observasi, rata-rata kemampuan konsep dasar siswa juga turut meningkat dari 61,90% (baik) pada siklus I menjadi 80,95% (baik) pada siklus II. Proses peningkatan tersebut juga berbanding lurus dengan meningkatnya rata-rata keaktifan siswa dari 60% (cukup) menjadi 80,83% (baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik repetisi berbasis flashcard efektif dalam meningkatkan kemampuan konsep dasar matematika pada materi operasi hitung siswa berisiko slow learner di Sekolah Dasar.
Downloads
References
Abdurrahman, M. (1999). Pendidikan bagi anak berkesulitan belajar. Rineka Cipta.
Amruddin, A., Janah, M., & Tim Kesarjanaan. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan statistika kependidikan. Pradina Pustaka.
Angreany, F., & Saud, S. (2017). Keefektifan media pembelajaran flashcard dalam keterampilan menulis karangan sederhana bahasa Jerman. E-Jurnal Universitas Negeri Makassar, 6(1), 138-146
Aprilia, T., & Budiharti. (2026). Keefektifan media flash card terhadap kemampuan numerasi siswa pada materi penjumlahan siswa kelas 3 sekolah dasar. Jurnal Altifani: Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 6(3), 1202–1211. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i3.1152
Aqib, Z. (2011). Penelitian tindakan kelas untuk guru SD, SLB, dan TK. Yrama Widya.
Arikunto, S. (2010). Evaluasi program pendidikan. Bumi Aksara.
Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2018). Penelitian tindakan kelas (Ed. Rev.). Bumi Aksara.
Arsyad, A. (2015). Media pembelajaran (Ed. Rev.). Raja Grafindo Persada.
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative research for education: An introduction to theory and methods (5th ed.). Pearson/Allyn & Bacon.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Darwanti, A., Latif, A., Wahyuni, S., Widyasari, C., & Minsih, M. (2024). Strategi inklusif untuk mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik slow learner di sekolah dasar. Jurnal Guru Sekolah Dasar, 1(2), 18–25. https://doi.org/10.70277/jgsd.v1i2.3
Depdiknas. (2005). Pedoman penyusunan Penelitian Tindakan Kelas. Departemen Pendidikan Nasional.
Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mata pelajaran matematika. Departemen Pendidikan Nasional.
Dewanti, S. R., & Novitasari, Z. (2020). The Success Story From Inclusive School: A Case Study. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 462, 291–293. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200814.064
Duffin, J. M., & Simpson, A. P. (2000). A search for understanding. The Journal of Mathematical Behavior, 18(4), 415–427. https://doi.org/10.1016/S0732-3123(00)00028-6
Ebbinghaus, H. (1913). Memory: A Contribution to experimental psychology (H. A. Ruger & C. E. Bussenius, Trans.). Teachers College, Columbia University. (Karya asli diterbitkan 1885). https://archive.org/details/in.ernet.dli.2015.128366
Febriyanto, B., & Yanto, A. (2019). Penggunaan media flash card untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Communication Pendidikan, 3(2), 108–116. https://doi.org/10.32585/jkp.v3i2.302
Gusmarlia, F. (2025). Pentingnya konsep dasar matematika di sekolah dasar. Jurnal Literasiologi, 14(1), 1–7. https://doi.org/10.47783/literasiologi.v14i4.999
Herriot, S. T. (1967). The secondary school "slow learner" in mathematics: Slow Learner Project. Stanford University.
Hotimah, E. (2017). Penggunaan media flashcard dalam meningkatkan kemampuan siswa pada pembelajaran kosakata bahasa Inggris kelas II MI Ar-Rochman Samarang Garut. Jurnal Pendidikan UNIGA, 4(1), 10–18. https://doi.org/10.52434/jp.v4i1.30
Hudojo, H. (2005). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran matematika. Universitas Negeri Malang.
Inanna. (2024). Metodologi penelitian: Ragam, instrumen, dan aplikasi kependidikan. Penerbit Tahta Media. https://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/view/1092
Indarsari, M. S. (2023). Penggunaan metode repetition and feedback dalam menunjang pembelajaran anak slow learners. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 13(2), 172–181. https://doi.org/10.24176/re.v13i2.8316
Israwati, I., Lukman, L., & Hamid, A. N. (2022). Efektivitas media flashcard untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.54297/seduj.v2i1.214
Jannah, G. F., Robicha, N., Syarifah, K. I., & Rasilah, R. (2024). Introduction To Basic Mathematical Concepts Through Learning Media. Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion, 4(1), 45–58. https://doi.org/10.58421/misro.v4i1.290
Knaus, M. (2017). Supporting early mathematics learning in early childhood settings. Australasian Journal of Early Childhood, 42(3), 4–13. https://doi.org/10.23965/AJEC.42.3.01
Kusnarto, Arum, D. P., Anggraeni, N. D., Nurhayati, E., & Putri, E. A. (2023). Analisis membaca menggunakan mind mapping pada anak slow learner. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 4683–4694. https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Kusumawardani, N. M. D. N., Yuliastini, N. K. S., Rahayu, D. S., & Sari, N. K. K. U. (2022). Pemanfaatan jenis-jenis media BK di sekolah pada pembelajaran daring. Widyadari: Jurnal Pendidikan, 23(1), 115–124. https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/widyadari/article/view/1851
Lambertus. (2016). Developing skills understanding of mathematical. International Journal of Education and Research, 4(7), 315–326.
Mahardiyanti, T. (2024). Analisis faktor penyebab kesulitan belajar matematika siswa sekolah dasar. PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 5(1), 250–258. https://doi.org/10.53624/ptk.v5i1.537
Mauzifa, Jamiilah, L. N. L., Amali, S., Shabri, A., & Ruswandi, U. (2025). Memahami perkembangan siswa slow learner: Implikasi strategi dan efektivitas pembelajaran. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 8(1), 790–809. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v8i1.1862
Mega, N. M., Ulva, R., & Apreasta, L. (2021). Pengaruh media flash card terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN No 105/II Rambah Kabupaten Bungo. CONSILIUM Journal: Journal Education and Counseling, 1(2), 124–130. https://doi.org/10.36841/consilium.v1i2.1155
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Murre, J. M. J., & Dros, J. (2015). Replication and analysis of Ebbinghaus’ forgetting curve. PLOS ONE, 10(7), e0120644. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0120644
National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and standards for school mathematics. National Council of Teachers of Mathematics.
Noviana, E. (2020). Ragam media pembelajaran visual tingkat sekolah dasar. PT RajaGrafindo Persada.
Nurhida, P., & Safari, Y. (2024). Pentingnya pemahaman konsep dasar matematika dalam pembelajaran matematika. Karimah Tauhid, 3(10).
Ormonoy, T. (2022). The importance of solving math problems in elementary school: Pentingnya memecahkan masalah matematika di sekolah dasar. Indonesian Journal of Education Methods Development, 17(4), 10.21070/ijemd.v20i.628. https://doi.org/10.21070/ijemd.v20i.628
Prihono, E. W., & Khasanah, F. (2020). Pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 74–87. https://doi.org/10.20527/edumat.v8i1.7078
Rahmalia, S. M., & Safari, Y. (2024). Pentingnya konsep dasar matematika di sekolah dasar. Karimah Tauhid, 3(9), 9847–9855. https://ojs.unida.info/index.php/karimahtauhid/article/view/14671
Reddy, G. L., Ramar, R., & Kusuma, A. (2006). Slow learners: Their psychology and instruction. Discovery Publishing House.
Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2011). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Rajawali Pers.
Sapriyah. (2019). Media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 2(1), 470–477. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/psnp/article/view/5798
Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.
Setyaningsih, S. W., & Argarini, D. F. (2025). Analisis kesulitan belajar matematika pada siswa slow learning di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Matematika Realistik, 6(1), 59–65. https://doi.org/10.33365/ji-mr.v6i1.275
Shofikah, S. (2024). Upaya meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan menggunakan media flash card pada siswa kelas III SD Negeri Losari Lor 03 tahun pelajaran 2022/2023. JGURUKU: Jurnal Penelitian Guru, 2(1), 536–550. https://journal.fkip.uniku.ac.id/JGuruku/index
Siswanto, S. (2008). Validitas sebagai alat penentuan kehandalan tes hasil belajar. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 6(1), 107–117. https://doi.org/10.21831/jpai.v6i1.1795
Sonbai, D. O., Saingo, Y. A., & Lao, H. A. E. (2023). Penerapan media pembelajaran flash card untuk meningkatkan hasil belajar siswa slow learner kelas IV SD Negeri Amsila. JUARA SD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 2(2), 221–230.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D, dan penelitian tindakan. Alfabeta.
Suparno, Praptiningrum, N., & Purwandari, E. (2019). Dampak implementasi pendidikan inklusi terhadap aspek akademik siswa lamban belajar (slow learner). Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 11(1), 23–28. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v11i1.23795
Susilo, S. (2007). Penelitian tindakan kelas. Pustaka Book Publisher.
Sutikno. (2020). Menggagas pendidikan bermakna bagi anak yang lamban belajar (slow learner).FAMILIA (Anggota IKAPI)
Sweller, J. (1988). Cognitive load during problem solving: Effects on learning. Cognitive Science, 12(2), 257–285. https://doi.org/10.1207/s15516709cog1202_4
Ulya, U. K., & Fauzi. (2024). Implementasi media flashcard untuk meningkatkan pemahaman kosakata pelajaran bahasa Arab kelas 1 MI. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 2080–2086. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i3.6578
Wijaya, H., Tarigan, J. N., & Riyanti, D. (2023). Analisis penerapan siklus Kemmis dan McTaggart dalam penelitian tindakan kelas tingkat dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 3(2), 85–94.
Wirawan, I. G. (2019) Effect of repetition method on teaching English process in classroom. International Journal of Social Sciences and Humanities, 3(3), 143-146.

