Penerapan Media Pembelajaran Kincir Penjumlahan Untuk Meningkatkan Komunikasi Pembelajaran di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.58230/ijier.v3i2.671Keywords:
media pembelajaran, media kincir penjumlahan, komunikasi pembelajaran, sekolah dasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media kincir penjumlahan dalam meningkatkan komunikasi pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media kincir penjumlahan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan meningkatkan komunikasi antara guru dan siswa maupun antarsiswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam bertanya, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media kincir penjumlahan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan komunikasi pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini masih terbatas pada lingkup subjek dan lokasi penelitian sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan melibatkan jumlah subjek yang lebih besar, berbagai jenjang atau karakteristik sekolah, serta menggunakan pendekatan kuantitatif atau metode campuran (mixed methods) untuk menguji efektivitas media kincir penjumlahan terhadap aspek pembelajaran lainnya.
Downloads
References
A'yun, D. Q. (2026, February). Analisis penggunaan media kincir angin numerasi pada pembelajaran matematika siswa [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surabaya].
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. SAGE Publications.
Irsyad, A. (2017). Media pembelajaran. Rajawali Pers.
Leinwand, S., Brahier, D. J., Huinker, D., Berry, R. Q., Dillon, F. L., Larson, M. R., Leiva, M. A., Martin, W. G., & Smith, M. S. (2014). Principles to actions: Ensuring mathematical success for all. National Council of Teachers of Mathematics.
Mardiah, E. (2026). Penggunaan media interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas II di SDN 2 Karangtumaritis. Edureka: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 1(4), 244–253. https://doi.org/10.67755/edureka.v1i4.207
Mareza, K. (2025). Efektivitas penggunaan alat peraga kincir angka pada hasil belajar siswa pembelajaran matematika materi perkalian di SDN 4 SP Padang [Skripsi, Universitas PGRI Palembang].
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mukarom, Z. (2020). Teori-teori komunikasi. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Mustika, B., Uswatun, D. A., Khaleda, I., Hendrik, A., & Nurnaningsih, N. (2022). Pengaruh penggunaan media Wayang Sukuraga terhadap keaktifan siswa kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4784–4793. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2938
Nuryadin, A., Firdaus, M., & Astuti, R. (2026). Teacher communication in technology enhanced mathematics classrooms: Effects on students' conceptual understanding and mathematical creativity. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 17(1), 125–143. https://doi.org/10.24042/ajpm.v17i1.29478
OECD. (2025). Unlocking high-quality teaching. https://doi.org/10.1787/f5b82176-en
Pratiwi, K. H., Situmorang, R., & Iriani, T. (2024). The potential of interactive multimedia with contextual teaching and learning approaches in mathematics learning: A systematic literature review. Jurnal Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 69. https://doi.org/10.29210/1202424526
Putri, Z. D., & Amelia, C. (2026). Pengaruh media kincir angka terhadap keaktifan belajar pada operasi hitung penjumlahan matematika peserta didik di Muslim Suksa School Thailand. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 246–260. https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44860
Sari, R. A., Bentri, A., Ahmad, S., & Rayendra, R. (2026). Pengembangan multimedia interaktif materi bangun datar untuk memfasilitasi kemampuan komunikasi matematika sekolah dasar. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 15(1), 1–13. https://doi.org/10.24127/ajpm.v15i1.14420
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhirman, L., Marta, R. F., Wachyudi, K., Wibawa, A. P., Kafiar, E., Ismail, I., Adawiyah, R., Anyan, A., & Puteri, G. B. (2025). Media pembelajaran. Askara Sastra Media.
Wulandari, I. D. A., Suci, I. G. S., & Mahendradhani, G. A. A. R. (2026). Implementasi penalaran kritis melalui pembelajaran mendalam berbasis refleksi kritis dalam pendidikan Pancasila. Elementary: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(3), 693–707. https://doi.org/10.51878/elementary.v6i3.11628
Yosterpani, Hartoyo, A., & Pranata, R. (2026). Penerapan media Kincir Penjumlahan dan Pengurangan (KPP) untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas II B SD Negeri Kec. Pontianak Kota dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 22276–22282. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.3528

