Dinamika Menghafal Al-Qur'an Mahasiswa Pendidikan Agama Islam di Tengah Tekanan Akademik: Studi Fenomenologi
DOI:
https://doi.org/10.58230/ijier.v3i2.668Keywords:
Tahfidz Al-Qur'an, Tekanan Akademik, Fenomenologi, Pondok PesantrenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sunan Kalijaga dalam menghafal Al-Qur'an di tengah tuntutan akademik, dengan membandingkan mahasiswa berlatar belakang pondok pesantren dan non-pondok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap enam mahasiswa yang dipilih secara purposive, terdiri atas tiga mahasiswa pondok dan tiga mahasiswa non-pondok. Analisis data dilakukan menggunakan model fenomenologi Creswell melalui proses transkripsi, pengkodean, pengelompokan tema, dan interpretasi makna pengalaman informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pondok memaknai tahfidz sebagai kebutuhan spiritual yang telah menjadi kebiasaan hidup, sedangkan mahasiswa non-pondok memandangnya sebagai tanggung jawab akademik dan keagamaan. Hambatan utama yang dialami mahasiswa berasal dari faktor internal, seperti rasa malas, kurangnya konsistensi, dan kesulitan mengatur waktu. Muroja'ah menjadi strategi utama dalam menjaga hafalan. Selain itu, latar belakang pendidikan berpengaruh terhadap kemampuan tajwid, kualitas bacaan, dan konsistensi hafalan mahasiswa. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada motivasi, metode hafalan, atau stres akademik melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengungkap pengalaman hidup mahasiswa berdasarkan perbedaan latar belakang pendidikan menggunakan pendekatan fenomenologi. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola program tahfidz di perguruan tinggi Islam dalam merancang pembinaan, pendampingan, dan strategi pembelajaran yang lebih adaptif sesuai karakteristik mahasiswa.
Downloads
References
Ahmad, M., & Wilkins, S. (2025). Purposive sampling in qualitative research: A framework for the entire journey. Quality & Quantity, 59(2), 1461–1479. https://doi.org/10.1007/s11135-024-02022-5
Andika, R. R., Zulfirman, R., Fatia, A., & Hakim, L. (2024). Kesulitan mahasiswa prodi PAI dalam menghafal Al-Qur'an. JITK, 2(2), 360–368. https://doi.org/10.65311/jitk.v2i2.1109
Azzahra, Y., Izza, N., Fauzan, A. U., Islam, U., Sunan, N., Yogyakarta, K., & Subjektif, P. (2024). Dari berkah ke pendisiplinan diri: Signifikansi mondok dalam .... 21(1), 1–15.
Bachtiar, N., Hasan, M. I., & Andodo, C. (2023). Stres akademik mahasiswa kesehatan terhadap perubahan psikologis, fisiologis, perubahan motivasi, dan kualitas belajar. 14(2). https://doi.org/10.36308/jik.v14i2.539
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Crowe, M., & Manuel, J. (2024). Qualitative research part 1: Understanding its place in mental health nursing practice. https://doi.org/10.1111/jpm.13118
Dyah, D., Wuryanto, E., & Ahmadi. (2024). Strategi guru PAI dalam meningkatkan hafalan Al-Qur'an melalui program tahfidz. 5(2), 105–121. https://doi.org/10.52593/pdg.05.2.01
Gusdianto, S., & Sulaiman. (2026). Pengaruh kegiatan ekstrakurikuler tahfidz dan motivasi menghafal Al-Qur'an terhadap resiliensi akademik. 155–164. https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.5872
Hafiz, A., Muklis, M., Muchlis, M., & Yanti, I. (2025). Hubungan antara motivasi menghafal Al-Qur'an dan prestasi akademik mahasiswa pendidikan agama Islam di Universitas Al-Azhar Indonesia. 10(1), 1–7. https://doi.org/10.36722/sh.v10i1.3030
Hamdi, A. (2024). Strategies for new students of Islamic boarding school alumni in overcoming culture shock in higher education. 11(1), 203–217. https://doi.org/10.33650/afkarina.v11i1.15558
Hamidah, S. L., & Nurrohim, A. (2026). Metode talaqqi sebagai strategi peningkatan kualitas hafalan Al-Qur'an santri tahfiz. 9(2), 325–342.
Ilyas, M. (2020). Metode muraja'ah dalam menjaga hafalan Al-Qur'an. V(1), 1–24. https://doi.org/10.46963/alliqo.v5i01.140
Kullman, S. M., & Chudyk, A. M. (2025). Participatory member checking: A novel approach for engaging participants in co-creating qualitative findings. 24, 1–14. https://doi.org/10.1177/16094069251321211
Latifah, U., & Purwanto. (2025). Tolong berikan saya referensi artikel yang sesuai dengan penjelasan tersebut. 5(3), 500–510. https://doi.org/10.30659/jp-sa.5.3.500-510
Luthfannia, S. A. (2023). Integrasi tahfidz Al-Qur'an dalam kehidupan perkuliahan: Analisis tantangan dan dampak terhadap prestasi akademik. 2(11), 710–714.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 211 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengembangan Standar Nasional Pendidikan Agama Islam. (2011).
Rahardjo, W. (2013). Computer anxiety, academic stress, and academic procrastination on college students. International Journal of Education and Learning, 7(3), 147–152. https://doi.org/10.11591/edulearn.v7i3.179
Rahmadani, M., & Widodo, P. B. (2026). Among university students in Indonesia: A narrative review. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 15(1), 25–35. https://doi.org/10.21009/JPPP.151.04
Rahmah, A. D. (2023). Pengaruh strategi pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada program tahfidz. 7(2), 198–210. https://doi.org/10.30762/ed.v7i2.1641
Rohadi, & Roza, E. (2024). Al-Qur'an, hadist, dan ijtihad sebagai sumber pendidikan Islam. 4(2), 2003–2011. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i02.5519
Rumina. (2026). Peran triangulasi dalam meningkatkan kredibilitas penelitian kualitatif pada kajian pendidikan Islam kontemporer. 4(2), 135–151. https://doi.org/10.55148/n7a9mg25
Simatupang, L. R. N., & Tantri, J. (2024). The influence of academic stress, internet addiction, and sleep quality on student academic achievement in Indonesia. 2(2), 31–44. https://doi.org/10.22437/element.v2i2.38379
Suryadi, R. A. (2022). Al-Qur'an sebagai sumber pendidikan Islam. 20(2), 83–94. https://doi.org/10.17509/tk.v20i2.50336
Ulya, A. A. (2025). Resiliensi mahasiswa penghafal Al-Qur'an di era digital: Studi fenomenologis. 10(2), 53–70. https://doi.org/10.47399/jpi.v10i2.285
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).
Ya'qub, M., Hasan, M. S., & Aspiana, R. (2026). The Al-Qur'an memorization program as an instrument for religious character education for Islamic boarding school students. 15(1), 76–86. https://doi.org/10.54437/urwatulwutsqo.v15i01.2861

