Dampak Media Sosial terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Sekolah Dasar: Kajian Literatur pada TikTok, YouTube, dan WhatsApp
The Impact of Social Media on Language Development in Elementary School-Age Children: A Literature Review of TikTok, YouTube, and WhatsApp
DOI:
https://doi.org/10.58230/wc124j21Keywords:
media sosial, anak, bahasa anak, tiktok, youtube, bahasa, pendidikanAbstract
Media sosial semakin hadir dalam kehidupan anak usia sekolah dasar dan menjadi salah satu sumber paparan bahasa, tetapi dampaknya terhadap perkembangan bahasa tidak dapat diasumsikan selalu positif atau selalu negatif. Penelitian ini bertujuan menelaah temuan penelitian terdahulu tentang hubungan penggunaan TikTok, YouTube, dan WhatsApp dengan perkembangan bahasa anak usia sekolah dasar, mengidentifikasi manfaat, risiko, dan faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan rekomendasi bagi orang tua dan guru. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan data sekunder dari artikel jurnal dan sumber akademik yang dipetakan dalam matriks ekstraksi 13 entri, lalu dianalisis melalui pengelompokan, pengodean tematik, perbandingan, dan sintesis naratif. Hasil menunjukkan bahwa konten edukatif, paparan kosakata berulang dalam konteks audiovisual, dan pendampingan dapat mendukung kosakata, menyimak, dan berbicara. Sebaliknya, hiburan yang tidak terkontrol berkaitan dengan penggunaan bahasa informal, slang, dan bahasa tidak baku serta berkurangnya interaksi langsung. Dampak bergantung pada kualitas konten, intensitas penggunaan, usia anak, pendampingan orang tua dan guru, serta kesempatan berlatih bahasa. Temuan ini mendukung penguatan literasi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan pendampingan keluarga. Keterbatasan penelitian ini ialah penggunaan ringkasan temuan, keterlibatan sebagian kajian pada anak usia dini dan kelompok usia lain, serta sifat sintesis yang tidak mendukung kesimpulan sebab-akibat.
Downloads
References
Anderson, D. R., Subrahmanyam, K., & Cognitive Impacts of Digital Media Workgroup (2017). Digital screen media and cognitive development. Pediatrics, 140(Suppl. 2), S57–S61. https://doi.org/10.1542/peds.2016-1758C
Annisa, N., Padilah, N., Rulita, R., & Yuniar, R. (2022). Dampak gadget terhadap perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(9), 837–849. https://doi.org/10.59141/japendi.v3i09.1159
Asdar, M., & Barus, C. A. (2023). Analisis perbandingan perkembangan kognitif siswa SD dan SMP berdasarkan teori Piaget selama pandemi COVID-19. Jurnal Teknologi Pendidikan: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran, 8(1), 148–157. https://doi.org/10.33394/jtp.v8i1.5974
Bakistuta, E. T., & Abduh, M. (2023). Dampak media sosial TikTok terhadap tindak tutur siswa sekolah dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(3), 1201–1217. https://doi.org/10.31949/jee.v6i3.6243
Bakrin, R., & Hilalludin (2025). Pengaruh media sosial TikTok terhadap perkembangan kosakata bahasa Indonesia pada generasi alfa. BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(2), 7–19. https://doi.org/10.62667/begibung.v3i2.152
Christakis, D. A. (2009). The effects of infant media usage: What do we know and what should we learn? Acta Paediatrica, 98(1), 8–16. https://doi.org/10.1111/j.1651-2227.2008.01027.x
Dewani, S. L., Presida, S. B., Saputra, A. F., & Putri, C. S. (2024). Realitas penggunaan bahasa Indonesia dalam media sosial TikTok mahasiswa. Pubmedia Social Sciences and Humanities, 1(3), 14. https://doi.org/10.47134/pssh.v1i3.165
Fata, N., Shalihah, N. M., & Abidah, N. (2022). Pengaruh perkembangan bahasa anak sekolah dasar terhadap kognitif anak. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(4), 1065. https://doi.org/10.35931/am.v6i4.1175
Hirsh-Pasek, K., Zosh, J. M., Golinkoff, R. M., Gray, J. H., Robb, M. B., & Kaufman, J. (2015). Putting education in “educational” apps: Lessons from the science of learning. Psychological Science in the Public Interest, 16(1), 3–34. https://doi.org/10.1177/1529100615569721
Ismail, U. S., & Salehuddin, K. (2025). Child-directed speech in children’s media: A case study on Bing’s lexical and syntactic structures. GEMA Online Journal of Language Studies, 25(2), 564–584. https://doi.org/10.17576/gema-2025-2502-14
Jing, M., Ye, T., Kirkorian, H. L., & Mares, M.-L. (2023). Screen media exposure and young children’s vocabulary learning and development: A meta-analysis. Child Development, 94(5), 1398–1418. https://doi.org/10.1111/cdev.13927
Kania, N., Aisyah, S., Andiany, A. N., Simanjuntak, E., & Nurmahanani, I. (2026). Dampak paparan konten YouTube dan TikTok terhadap perkembangan bahasa Indonesia anak sekolah dasar: Systematic literature review. Jurnal Citra Pendidikan, 6(2), 107–123. https://doi.org/10.38048/jcp.v6i2.6932
Kuhl, P. K., Tsao, F.-M., & Liu, H.-M. (2003). Foreign-language experience in infancy: Effects of short-term exposure and social interaction on phonetic learning. Proceedings of the National Academy of Sciences, 100(15), 9096–9101. https://doi.org/10.1073/pnas.1532872100
Kurniawan, A. A., Ilmi, B., Authar, N., & Wargadinata, W. (2023). Pembelajaran bahasa Arab di Indonesia: Problematika dan solusi perspektif sosiokultural Vygotsky. Al-Ittijah: Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Bahasa Arab, 14(2), 161–174. https://doi.org/10.32678/alittijah.v14i2.7531
Linebarger, D. L., & Walker, D. (2005). Infants’ and toddlers’ television viewing and language outcomes. American Behavioral Scientist, 48(5), 624–645. https://doi.org/10.1177/0002764204271505
Madigan, S., Browne, D., Racine, N., Mori, C., & Tough, S. (2019). Association between screen time and children’s performance on a developmental screening test. JAMA Pediatrics, 173(3), 244–250. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2018.5056
Malena, H. N., & Yulianingsih, W. (2026). Penggunaan aplikasi YouTube untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 3–5 tahun di Desa Cancung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (J+PLUS UNESA), 15(2), 89–94. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-luar-sekolah/article/view/77450
Malincheva, N., & Shtereva, K. (2025). The impact of digital devices on language development in early childhood: A systematic review. Езиков свят, 23(2), 34–46. https://doi.org/10.37708/ezs.swu.bg.v23i2.3
Masfufah, U. (2021). Bahasa & perkembangan literasi pada anak usia dini: Sebuah studi literatur. Alzam: Journal of Islamic Early Childhood Education, 1(01), 7–13. https://doi.org/10.51675/alzam.v1i01.131
Nurhasanah, P. S., & Lestari, T. (2022). Pengaruh aplikasi TikTok terhadap perkembangan bahasa siswa sekolah dasar. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 8(2), 115–121. https://doi.org/10.24042/terampil.v8i2.8920
Pertiwi, A. D., Kartika, W. I., Istiqomah, N., & Hidayah, A. M. (2023). Analisis video animasi dalam kemampuan bahasa daerah pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7003–7018. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5412
Rohmah, B., & Aziz, T. (2024). Perkembangan bahasa anak usia dini di era digital: Dampak media YouTube, peran pengasuhan, dan perubahan sosial. Jurnal Warna: Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 9(2), 213–229. https://doi.org/10.24903/jw.v9i2.1796
Roseberry, S., Hirsh-Pasek, K., & Golinkoff, R. M. (2014). Skype me! Socially contingent interactions help toddlers learn language. Child Development, 85(3), 956–970. https://doi.org/10.1111/cdev.12166
Rowe, M. L. (2012). A longitudinal investigation of the role of quantity and quality of child-directed speech in vocabulary development. Child Development, 83(5), 1762–1774. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2012.01805.x
Sahidillah, M. W., & Miftahurrisqi, P. (2019). WhatsApp sebagai media literasi digital siswa. Varidika, 31(1), 52–57. https://doi.org/10.23917/varidika.v1i1.8904
Saraswati, S., Fitria, N. N., Nurfauzi, D., Rahima, G. A., & Nurmahanani, I. (2026). Analisis penggunaan bahasa gaul di media sosial terhadap kemampuan berbahasa Indonesia siswa sekolah dasar. Jurnal Kolaboratif Sains, 9(5), 3898–3909. https://doi.org/10.56338/jks.v9i5.11097
Shofiana, K. L., & Hapsari, C. T. (2026). Parental roles in supporting vocabulary learning through YouTube Kids. English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris, 19(1), 157–178. https://doi.org/10.24042/ee-jtbi.v19i1.32389
Tolok, A. D.. (2026, 7 Oktober). Update PP Tunas, Menkomdigi: TikTok blokir 9 juta akun, Meta puluhan ribu. Bisnis.com. https://teknologi.bisnis.com/read/20261007/101/2010688/update-pp-tunas-menkomdigi-tiktok-blokir-9-juta-akun-meta-puluhan-ribu
Weisleder, A., & Fernald, A. (2013). Talking to children matters: Early language experience strengthens processing and builds vocabulary. Psychological Science, 24(11), 2143–2152. https://doi.org/10.1177/0956797613488145
Zimmerman, F. J., Christakis, D. A., & Meltzoff, A. N. (2007). Associations between media viewing and language development in children under age 2 years. The Journal of Pediatrics, 151(4), 364–368. https://doi.org/10.1016/j.jpeds.2007.04.071

